ECONOMIC VALUE ADDED

Berdasarkan laporan keuangan PT. INDOFOOD SUKSES MAKMUR Tbk Tahun 2013

( Audited ) Tanggal 31 Desember 2013 Maka dapat ditentukan bahwa :

 

(Laporan Keuangan disajikan dalam jutaan rupiah, kecuali dinyatakan lain)

  • NET OPERATING AFTER TAX

 

Earn After Tax + Interest Expense

=    Rp. 3.414.866 + Rp. 1.088.505

=    Rp. 4.503.391


  • INVESTOR CAPITAL

 

Total Debt   + Total Equity  – Short Term Debt

=    Rp. 39.719.660 + Rp. 38.373.129 –  Rp. 19.471.309

=    Rp. 58.621.480


  • COST OF DEBT & COST OF EQUITY

 

(Interest Expense : Total Long Term Debt)  x 100%

=    (Rp. 1.088.505   :  Rp. 15.324.315)  x  100%

=    7%


  • COST OF DEBT & COST OF EQUITY

 (Earning Per Share   : Price Earning Ratio) x 100%

=    (Rp. 2.85  :  Rp. 100) x 100%

=    2.85%

 

  • WEIGHTED AVERAGE CAPITAL COST

 {D x rd ( 1 – Tax ) + ( E x re )}

 

D      = (Total Debt  :  Total Debt & Equity ) x 100%

Tax   = (Tax :  Earn Before Tax ) x 100%

E      = (Total Equity : Total Debt & Equity ) x 100%

rd     = Cost of Debit   (7%)

re     = Cost of Equity  (2,85%)


D Total Debt Total D & E

51%

Rp.     39.719.660 Rp.   78.092.789

 

Tax Tax EBT

27%

Rp.     1.252.072 Rp.   4.666.958

 

E Total Equity Total H & E

49%

Rp.   38.373.129 Rp. 78.092.789

 

 

{D x rd ( 1 – Tax ) + ( E x re )}

 = {51% x 7% ( 1 – 27% ) + ( 49% x 2.85%      )}

= {51% x 7% (     73%   ) + ( 49% x 2.85%       )}

= {       51% x 5,1%       + ( 49% x 2.85%       )}

= {             2.6%               +        1.4%               }

= 4%

 

  • CAPITAL CHANGE

 Investor Capital   x   WACC

=    Rp. 58.621.480   x   4%

=    Rp. 2.344.859

  • ECONOMIC VALUE ADDED

 Net Operating After Tax    –  Capital Change

=    Rp. 4.503.391   –   Rp. 2.344.859

=    Rp. 2.158.532

ANALISIS :

 EVA > 1 Maka, biaya modal yang dikeluarkan PT. Indofood Sukses Makmur Tbk memberikan nilai atau dampak positif ( benefit ) pada perusahaan itu sendiri. Dalam hal ini memberikan informasi bahwa PT. Indofood mendapatkan profit / laba dari sejumlah biaya modal yang telah dikeluarkan pada awal tahun 2013.    

Alfira Satrianti

 

Advertisements

ANALISIS LAPORAN KEUANGAN

RASIO LIKUIDITAS, RASIO PENGELOLAAN AKTIVA, MANAJEMEN UTANG LAPORAN KEUANGAN PT. INDOFOOD PERIODE 31 DESEMBER 2013.

Dibawah ini adalah sumber data dari PT. INDOFOOD Laporan Keuangan 31 Desember 2013. Data yang dikerjakan hal 7-15 (karena tidak bisa dicopy paste maka saya hanya bisa memberikan link nya saja)

http://www.google.com/url?q=http%3A%2F%2Fwww.idx.co.id%2FPortals%2F0%2FStaticData%2FNewsAndAnnouncement%2FANNOUNCEMENTSTOCK%2FFrom_EREP%2F201403%2F8890649b3e_f961da6a41.pdf&sa=D&sntz=1&usg=AFQjCNHvDjB70J8GovFqyS8liN5Ne-wlsQ

Tugas Softskill Analisis Laporan Keuangan

Rasio Likuiditas

  1. Current Ratio : Aktiva Lancar / Hutang Lancar

= 32.464.497 / 19.471.309

= 1.668

Kesimpulan :  setiap Rp.1 utang lancar dijamin oleh 1,6 harta lancar atau perbandingannya antara aktiva lancar dengan hutang lancar adalah 1,6 : 1

  1. Quick Ratio : (Aktiva Lancar – Persediaan) / Hutang Lancar

= (32.464.497 – 8.160.539) / 19.471.309

= 1.24

Kesimpulan : rata-rata industry tingkat liquidnya / quick ratio adalah 0,5 kali sedangkan PT.INDOFOOD  1,24 maka keadaanya sangat baik karena perusahaan dapat membayar hutang walaupun sudah dikurangi persediaan.

Rasio Pengelolaan Aktiva ( Return of Asset )

ROA = ( Laba setelah pajak / total aktiva ) X 100%

= ( 5.161.247 / 78.092.789 ) X 100%

= 0,06 = 6%

Kesimpulan: laba bersih yang diperoleh dari operasi perusahaan dengan jumlah aktiva yang digunakan untuk  menghasilkan keuntungan adalah sebesar 6%

Manajemen Utang / Ratio Solvabilitas

  1. Total debt to equity ratio (Rasio hutang terhadap Equitas)

Total Debt to Equity Ratio = (Total Hutang / Ekuitas Pemegang Saham) x 100%

= ( 39.719.660 / 38.373.129 ) x 100%

= 1,03 = 100%

Kesimpulan:  perusahaan dibiayai oleh utang 100% untuk tahun 2013  menunjukan kreditor menyediakan Rp.100,- untuk setiap Rp.100

  1. Total debt to asset ratio (Rasio Hutang terhadap Harta)

Total Debt  to Asset  Ratio = (Total Hutang / Total aktiva) x 100%

= ( 39.719.660 / 78.092.789 ) x 100%

= 0,509 = 51%

Kesimpulan: pendanaan perusahaan dibiayai dengan utang untuk tahun 2013 artinya bahwa setiap Rp.100,- pendanaan perusahaan Rp.51,- dibiayai dengan utang dan Rp.49 disediakan oleh pemegang saham.

SISTEM INFORMASI PERSONALIA

  1. Pembahasan

Pengertian Sistem Informasi Personalia

Personalia adalah fungsi yang mendukung terlaksananya fungsi Human Resoursces yang lain, bertanggung jawab terhadap employee Database, Payroll dan pembayaran benefit lainnya, pinjaman karyawan, absensi, dan pencatatan cuti tahunan. Pembentukan fungsi personalia saat ini lebih disesuaikan denga kebutuhan dan ruang lingkup perusahaan.

Manajemen personalia akan semakin penting  bagi organisasi, jika menyangkut ketersediaan tenaga kerja berbakat untuk menunjang rencana perubahan bisnis organisasi. Saat ini juga sudah diakui bahwa yenaga kerja menjadi salah satu sumber daya yang penting bagi perusahaan.

Dibawah ini adalah bagan Sistem Informasi Personalia secara umum,yang terdiri dari Sub Sistem Input dan Sub Sistem Output.

  1. Penjelasan Sub Sistem Input dan Output
  1. Sub Sistem Input terdiri dari 3 sub system, yaitu :
    • SIA (SISTEM INFORMASI AKUNTANSI)

Memberikan data personil yang bersifat keuangan. Jadi, data yang diolah terdiri dari data.

  1. Data Personil (bersifat non keuangan dan lebih permanen, contoh : Nama pegawai, jenis kelamin, tanggal lahir, pendidikan, dan jumlah tanggungan).
  2. Data Akuntansi (bersifat keuangan dan lebih dinamis, contoh : Upah per jam, gaji per bulan, pendapatan kotor saat ini, dan jumlah pajak penghasilan tahun berjalan)
  • Sub Sitem Penelitian Sumber Daya Manusia mengumpulkan data melalui proyek penelitian khusus, seperti :
  1. Penelitian Suksesi (mengidentifikasi calon bagi posisi yang akan tersedia / promosi jabatan)
  2. Analisis dan Evaluasi Jabatan (mempelajari setiap jabatan dalam suatu area dan mengidentifikasikan pengetahuan serta keahlian yang diperlukan)
  3. Penelitian Keluhan (membuat tindak lanjut atas keluhan yang disampaikan pegawai untuk berbagai alasan)
  • Sub Sistem Inteligen SDM

Sub Sistem Inteligen Sumber Daya Manusia mengumpulkan data yang berhubungan dengan SDM dari lingkungan luar perusahaan, seperti :

  1. Pemerintah (peraturan ketenagakerjaan)
  2. Pemasik (pelaksanaan fungsi perekrutan dan penerimaan)
  3. Serikat Pekerja (mengatur kontrak kerja antara perusahaan)
  4. Masyarakat Global (menyediakan penjelasan sumber daya local, seperti perumahaan, pendidikan dan rekreasi untuk perekrutan skala lokal, nasional / internasional)
  5. Masyarakat Keuangan ( untuk perencanaan personil)
  6. Pesaing (perpindahan pegawai dari perusahaan lain).
  1. Sub Sistem Input terdiri dari 6 sub system, yaitu :
    • Sub Sistem Perencanaan Angkatan Kerja
  2. Perencanaan angkatan kerja melibatkan semua kegiatan yang memungkinkan manajemen untuk mengidentifikasikan kebutuhan pegawai di masa depan
  3. Aplikasi perencanaan angkatan kerja yang paling popular dilakukan perusahaan adalah pembuatan badan organisasi, peramalan gaji dan analisis/evaluasi kerja
  • Perusahaan membawa pegawai baru ke dalam perusahaan melalui 2
  1. Aplikasi perekrutan, yaitu :
  2. Penelusuran peramar
  3. Pencarian internal
  4. Penelusuran pelamar lebih banyak dipraktekkan dari pada pencarian internal untuk menemukan calon pekerja yang dibutuhkan oleh perusahaan. Usaha perusahaan untuk mengisi lowongan kerja lebih difokuskan pada lingkungan luar daripada pegawai yang ada.
  • Sub Sistem Manajemen Angkatan Kerja menggunakan sejumlah aplikasi untuk mengetahui usaha pembangunan angkatan kerja yang sudah dilakukan, yaitu :
  1. Aplikasi Penilaian Kinerja
  2. Aplikasi Pelatihan
  3. Aplikasi Pengendalian Posisi
  4. Aplikasi Rekolasi
  5. Aplikasi Keahlian/Kompetensi
  6. Aplikasi Suksesi
  7. Aplikasi Pendisplinan
  • Sub Sistem Kompensasi merupakan sub sistem yang paling banyak dilakukan kurang

(80% kegiatan  SDM), yaitu melakukan proses penggajian.

Sejumlah aplikasi untuk Subsistem ini, adalah :

  1. Aplikasi peningkatan Penghargaan
  2. Aplikasi Gaji
  3. Aplikasi kompensasi eksekutif
  4. Aplikasi Insentif Bonus
  5. Aplikasi Kehadiran
  • Sub Sistem Tunjangan
  1. Sub sistem tunjangan menyediakan paket tunjangan baik bagi pegawai yang masih bekerja

maupun yang pension

  1. Banyak faktor yang menyebabkan sub  sistem ini sangat rumit dan sukar dilakukan, antara lain lama bekerja, kreatifitas, kinerja, dan adanya inovasi terbaru dari pegawai untuk dapat menentukan sendiri jumlah tunjangan yang diterimanya.
  • Sub Sistem Pelaporan Lingkungan
  1. Sub sistem pelaporan lingkungan ditujukkan untuk memenuhi tanggung jawab kepada pihak yang berkepentingan diluar perusahaan
  2. Hal ini berkaitan dengan catatan dan analisis pelaporan, peningkatan serikat pekerja, catatan kesehatan, bahan/limbah beracun, dan keluhan.
  1. Implementasi Sistem Informasi Personalia
  2. Perekrutan dan Penerimaan

Kegiatan perekrutan dan penerimaan SDM membantu membawa pegawai baru ke dalam perusahaan melalui pemasangan iklan lowongan kerja, memberitahukan posisi yang diminta, melakukan wawancara pemilihan, dan mengurus ujian bagi pegawai.

  1. Pendidikan dan Pelatihan

Selama periode kepegawaian, SDM dapat mengatur berbagai program pendidikan dan pelatihan yang diperlukan untuk menimgkatkan pengetahuan dan keahlian kerja pegawai

  1. Manajemen Data

SDM menyimpan database yang berhubungan dengan pegawai dan memproses data tersebut untuk memenuhi kebutuhan informasi bagi user

  1. Penghentian dan Administrasi Tunjangan
  2. Selama seseorang dipekerjakan oleh perusahaan, ,ereka menerima paket tunjangan, seperti biaya berobat, asuransi kecelakaan, dll
  3. Ketika seorang pegawai berhenti bekerja, SDM memproses kertas kerja yang diperlukan dan melakukan wawancara keluar untuk mengetahui bagaimana perusahaan telah memberikan pelayanan yang lebih baik kepada pegawainya
  4. Setelah penghentian, SDM mengurus program pensiun bagi mantan pegawai yang berhak.

Dari Implementasi diatas dapat kita lihat bahwa, sistem informasi personalia sangat membantu dalam kelancaran kegiatan perusahaan untuk menghasilkan informasi yang bernilai guna untuk mendukung terlaksananya fungsi Human Resourse. Manajemen personalia akan semakin penting bagi organisasi, jika menyangkut ketersediaan tenaga berbakat untuk menunjang rencana pertumbuhan bisnis organisasi/perusahaan. Saat ini juga sudah diakui bahwa tenaga kerja menjadi salah satu sumber daya yang penting bagi perusahaan.

Sumber : http://silvi0230.blogspot.com

MANFAAT DAN ETIKA SISTEM INFORMASI DAN MODEL SISTEM UMUM PERUSAHAAN DAN PENDEKATAN SISTEM

MANFAAT DAN ETIKA SISTEM INFORMASI MANAJEMEN

 

Manfaat Sistem Informasi Manajemen terdiri dari :

  1. Memberikan informasi yang sudah terjamin kebenarannya
  2. Lebih efisien
  3. Meningkatkan kemampuan dalam mengambil keputusan
  4. Meningkatkan kualitas informasi
  5. Lebih terjamin keamanannya

 

Etika Sistem Informasi Manajemen sebagai berikut :

  1. Privasi

Privasi merupakan hak seseorang untuk memberikan atau tidak informasi yang akan di akses. Yang menyangkut hak individu untuk mempertahankan informasi pribadi dari pengaksesan oleh orang lain yang tidak di beri ijin untuk melakukannya.

Privasi dibedakan menjadi 2 , yaitu :

  1. Privasi fisik adalah hak seseorang untuk mencegah seseorang yang tidak dikehendaki terhadap waktu, ruang, dan property (hak milik).
  2. Privasi informasi adalah hak individu untuk menentukan kapan, bagaimana, dan apa saja informasi yang ingin dikomunikasikan dengan pihak lain.

 

  1. Akurasi

Akurasi adalah sebuah data yang diberikan harus tepat. Akuasi terhadap informasi merupakan factor yang harus dipenuhi oleh sebuah sistem informasi. Ketidak akurasian informasi dapat menimbulkan hal yang menggangu, merugikan, dan bahkan membahayakan.

 

  1. Properties

Properties merupakan suatu perlindungan terhadap hak cipta. Perlindungan terhadap hak propertis yang sedang digalakkan saat ini yaitu dikenal sebagi sebutan HAKI ( Hak Atas Kekayaan Intelektual). Di Amerika Serikat, kekayaan intelektual diatur melalui tiga mekanisme, yaitu hak cipta (CopyRight), Patten, dan Rahasia perdagangan (Trade Secret).

 

  1. Akses

Merupakan akses yang akan diberikan kepada semua kalangan melalui persetujuan pemilik.

 

 

MODEL SISTEM UMUM INFORMASI

Model adalah penyederhanaan dari suatu objek. Objek mewakili sejumlah objek atau aktifitas yang disebut entitas.

 

Jenis-jenis model :

  1. Model Fisik yaitu penggambaran entitas dalam bentuk 3 dimensi, misalnya (supermarker, pusat pembelanjaa)
  2. Model Naratif yaitu menggambarkan entitas secara lisan atau tulisan, misalnya (cerita, atau narasi)
  3. Model Grafis yaitu menggambarkan entitas dengan sejumlah garis atau symbol, misalnya (Flowchat, DFD)
  4. Model Matematika yaitu menggambarkan sebagian besar perhatian dalam pembuatan bisnis (business modeling) saat ini tertuju pada model matematika. Keunggulan dari model matematika adalah ketelitian dalam menjelaskan hubungan antara berbagai bagian dari suatu objek, misalnya (Formula dan Persamaan Matematika)

 

Dimensi – dimensi Informasi

                Saat para manajer menentukan output yang harus disediakan para pengelolah informasi, mereka mempertimbangkan 4 dimensi dasar informasi :

  1. Relevasi
  2. Akurasi
  3. Ketepatan waktu
  4. Kelengkapan

Menajer adlah orang yang terbaik untuk menentukan dimensi-dimensi informasi yang ia perlukan. Jika perlu analisi sistem dapat membantu manajer mendekati tugas ini secara logis. Manajer menggunakan standar untuk mengendalikan sistem fisik dengan kinerja actual.

“sistem konseptual yang mengendalikan sistem fisik terdiri dari 3 elemen penting : manajer, pengolah informasi dan standar” standar dikombinasikan dengan output informasi dari pengolah iformasi, memugkinkan manajer untuk melaksanakan “ management by Exception” (suatu gaya yang diikuti manajer, yaitu manajer terlibat dalam aktifitas hanya jika aktifitas itu menyimpang dari kinerja yang dapat diterima).

Management by Exception memberikan 3 keuntungan dasar, yaitu:

  1. Manajer tidak membuang waktu dan memantau aktifitas yang berlangsung secara normal
  2. Karena lebih sedikit keputusan yang dibuat, tiap keputusan dapat menerima perhatian lebih menyeluruh
  3. Perhatian dipusatkan pada peluang-peluang, maupun pada hal-hal yang tidak berjalan semestinya.

 

Namun, terdapat pula sejemlah kendala yang harus diketahui :

  1. Beberapa kenierja bisnis tertentu tidak mudah ditentukan secara kuntitas sehingga standar tidak dapat ditetapkan
  2. Suatu sistem informasi yang memantau kenerja secara akurat sangat diperlukan
  3. Perhatian harus terus diarahkan pada standar untuk menjaga standar pada tingkat yang tepat
  4. Manajer tidak boleh menjadi pasif dan hanya menunggu batas kinerja dilewati.

Konsep manajemen yang serupa dengan Management by Exception disebut Critical success factor. CSF adalah salah satu kegiatan perusahaan yang berpengaruh kuat pada kemampuan perusahaan untuk mencapai tujuannya.

 

 

 

 

Management

 

Informasi Processor

 

                                                Informasi                                                             Informasi  

 

 

         Data

 

 

 

 

                                Standar kinerja digunakan untuk manajemen dan pengolah informasi

 

 

 

 

 

 

 

 

Management

 

Informasi Procesor

 

                                                Keputusan                                                               Informasi  

 

 

                                                                                                Data

 

 

 

                                Perubahan – perubahan dibuat dalam sistem fisik melalui arus keputusan

 

 

Arus keputusan adalah data yang di ubah menjadi informasi oleh pengolah informasi, dan informasi di ubah menjadi keputusan oleh manajer. Pengolah informasi dan manajer bekerja sama untuk mengubah data menjadi keputusan.

 

Model sistem umum perusahaan

1. Sistem Fisik, merupakan sistem terbuka, yang berhubungan dengan l
ingkungannya melalui arus sumber daya fisik.
Arus sumber daya fisik yang mengalir :
2. Sistem Konseptual,
Sebagian sistem terbuka dapat mengendalikan operasinya sendiri, sebagian lagi tidak. Pengendalian ini dapat dicapai dengan menggunakan suatu lingkaran yang disebut “Lingkaran Umpan Balik” yang menyediakan suatu jalur bagi sinyal-sinyal dari sistem ke mekanisme pengendalian begitu pula sebaliknya.
Sistem Lingkaran Terbuka.
Sistem Lingkaran Tertutup.
Arus material.
Arus personil.
Arus mesin.
Arus uang.
Pengendalian Manajemen; pihak manajemen menerima informasi yang menggambarkan output sistem.
Pengolah Informasi; Perjalanan informasi tidak selalu dari sistem fisik kepada manajer. Para manajer memperoleh informasi dari sistem yang menghasilkan informasi dari data yang terkumpul.
                                                                                                                                                                             

Pendekatan Sistem

                Proses pemecahan masalah secara sistematis bermula dari John Dewey, seprang professor filosofi di Columbia University pada awal abad ini. Dalam bukunya tahun 1910, dia mengidentifikasikan tiga seri penilaian yang terlibat dalam memecahkan masalah suatu kontroversi secara memadai yaitu :

  1. Mengenali Kontroversi
  2. Menimbang Klaim Alternative
  3. Membentuk Penilaian

Kerangka kerja yang dianjurkan untuk penggunaan computer di kenal sebagai pendekatan sistem. Serangkaian langkah-langkah pemeahan masalah yang memastikan bahwa masalah itu pertama-tama di pahami, solusi alternative di pertimbangkan, dan solusi yang di pilih bekerja.

Tahap pemecahan masalah, yaitu :

Dalam memecahkan masalah kita berprgangan pada tiga jenis usaha yang harus dilakukan oleh manajer yaitu usaha persiapan, usaha definisi, dan usaha solusi atau pemecahan.

  1. Usaha Persian yaitu mempersiapkan manajer untuk memecahkan masalah dengan menyediakan orientasi sistem
  2. Usaha Devinisi yaitu mencakup mengidentifikasikan masalah untuk dipecahkan dan kemudian memahaminya.
  3. Usaha Solusi yaitu mencangkup mengidentifikasikan berbagai solusi alternatifnya, mengevaluasinya, memilih salah satu yang tampaknya terbaik, menerapkan solusi itu dan membuat tindak lanjutnya untuk menyakinkan bahwa masalah itu terpecahkan.

 

 

Sumber : http://yuniieayu.blogspot.com/2012/12/model-sistem-umum-perusahaan-pendekatan.html http://duduwie329.blogspot.com 

http://wilya-ayurista.blogspot.com/2012/11/model-sistem-umum-perusahaan-pendekatan.html

Pengertian Sistem Informasi Manajemen (SIM)

Berikut ada beberapa macam pengertian Sistem Informasi Manajemen (SIM), dari berbagai nara sumber menurut para ahli :

  1. Menurut Barry E.Cushing Sistem Informasi Majemen (SIM) adalah :

Suatu sistem informasi manajemen adalah kumpulan dari manusia dan sumber daya modal di dalam suatu organisasi yang bertanggungjawab mengumpulkan data dan mengelola data untuk menghasilkan informasi yang berguna untuk semua tingkatan manajemen di dalam kegiatan perencanaan dan pengendalian. (Jogiyanto,2005,14).

  1. Menurut Frederick H.Wu, Sistem Informasi Manajemen (SIM) adalah :

Sistem Informasi Manajemen adalah kumpulan-kumpulan dari sitem-sistem yang menyediakan informasi untuk mendukung manajemen (Jogiyanto,2005,14)

  1. Menurut Kroenke Davis, Sistem Informasi Manajemen (SIM) adalah :

Sistem Informasi Manajemen adalah pengembangan dan penggunaan dan sistem-sistem informasi yang efektif dalam organisasi.

  1. Menurut Lead, Sistem Informasi Manajemen (SIM) adalah :

Sebagai suatu sistem berbasis komputer yang menyediakan informasi bagi beberapa pemakai yang mempunyai kebutuhan serupa . Informasi menjelaskan perusahaan atau salahsatu sistem utamanya mengenai apa yang telah terjadi di masa lalu, apa yang sedang terjadi sekarang, dan apa yang mungkin terjadi di masa depan. Informasi tersebut tersedia dalam bentuk laporan periodik, laporan khusus dam output dari simulasi matematika.

  1. Menurut Goldon B.Davis dalam buku “Kerangka dasar SIM”, SIM adalah :

Sistem Informasi Manajemen adalah suatu serapan teknologi baru kepada persoalan keorganisasian dalam pengelolaan  transaksi dan pemberian informasi bagi kepentingan keorganisasian (Gordon B.Davis, 1985;23)

  1. Menurut B Davis, dalam buku analisis dan desain informasi, SIM adalah :

Sistem informasi manajemen meruapakan suatu sistem yang melakukan fungsi-fungsi untuk menyediakan semua informasi yang mempengaruhi semua operasi organisasi (Jogiyanto,2005,15)

  1. Menurut George M.Scott, dalam buku “Prinsip-prinsip SIM” adalah :

Sistem Informasi Manajemen adalah serangkaian sub-sistem informasi yang menyeluruh dan terkoordinasi secara rasional terpadu yang mampu mentransformasi data sehingga menjadi informasi lewat serangkaian cara guna meningkatkan produkvitas yang sesuai dengan gaya dan sifat manajer atas dasar kriteria mutu yang telah ditetapkan.

  1. Menurut Abdul Kadir, Sistem Informasi Manajemen (SIM) adalah :

Sistem yang digunakan untuk menyajikan informasi untuk mendukung operasi, manajemen dan pengambilan keputusan dalam sebuah organisasi.

  1. Menurut Leod, Sistem Informasi Manajemen (SIM) adalah :

Sistem Informasi merupakan sistem yang mempunyai kemampuan untuk mengumpulkan informasi dari sistem sumber dan menggunakan berbagai media untuk menampilkan informasi.

10. Menurut Tata Sutabri, S.Kom., MM, Sistem Informasi Manajemen (SIM) adalah :

Sistem Informasi adalah suatu sistem di dalam suatu organisasi yang mempertemukan kebutuhan pengolahan transaksi harian yang mendukung fungsi organisasi yang bersifat manajerial dalam kegiatan strategi dari suatu organisasi untuk dapat menyediakan kepada pihak luar tertentu dengan laporan-laporan yang di perlukan

Sumber : http://citraauliapramanda.blogspot.com/2013/10/definisi-sistem-informasi-manajemen-sim.html

Pertemuan Singkat

Awal pertemuan aku dan dia itu disebuah Lab Perpajakan, di mana lab tersebut tempat semua mahasiswa melakukan praktik. Pada semester 3 aku mendapatkan mata kuliah Komputerisasi Perpajakan dan Praktek. Lalu aku dan teman-teman pun langsung mencari info tentang kapan lab pajak itu di mulai, setelah sudah mendapat info bahwa lab pajak untuk kelas aku di mulai hari minggu. dan di tempat ini lah aku berkenalan dengan dia. awal nya aku sangat sebel dengan dia karena sikap dia yang sok berwibawa gitu dehh -_- yaa maklumlah namanya juga senior ya pasti gtu hihihi. minggu kedua masuk lab pajak ternyata dia juga sering memperhatikan aku, sampai-sampai kursor aku digerakin lewat server sama dia -_- dan aku pun mulai bingung kenapa tiba-tiba kursor ku bisa gerak-gerak sendiri :/ *ku pikir ada hantu disiang bolong* hehe. lalu aku pun bertanya siapa yang menggerakan kursor ku dan dia pun hanya tersipu malu dan tidak berkata apa-apa.

sampai akhirnya aku bertemu dengan dia di minggu ke empat di mana minggu ke empat itu hari terakhir praktikum pajak, dan senior pun meminta untuk membuat saran, ya aku sih langsung buat aja saran itu dan khususnya buat dia Mr.A yang awalnya membuat aku bete dan menyebalkan tapi ngangenin hehe.

Di dalam kritik itu aku tuliskan untuk Mr.A yang sangat menyebalkan , jutek, sok berwibawa dan klo pakai minyak wangi tuh banyak banget sampe-sampe ada temen ku yang bilang kalo dia kaya kuburan baru hahaha.

setelah lab pajak berakhir aku pun ga pernah lagi bertemu dengan dia, tidak pernah tau kabar dia apa, sampe suatu saat aku nanya ke temen aku yang lagi deket sama KP (ketua praktikum) dan akhirnya aku dikasih nomer hp dia tapi sayang nya nyali ku ciut alias tidak berani hehe. sampe-sampe ada temen aku yang duluin dan dia bilang masih inget engga sam aku, dan dia pun jawab iya masih inget kok. nah dari situ lah dia mulai meminta no hp ku dan memulai sms aku duluan, setelah dapet sms dari dia rasanya tuhh bahagai, girang, seneng kaya dapet lotre gtu hehhe :D. dan mulai di situ lah kisah cerita ku dengan dia di mulai 🙂

setelah beberapa lama sms an akhirnya dia pun minta ketemuan dan aku pun menyuruh dia untuk ketemuan di rumah ku, dan bertemu lah aku dengan dia, dengan penuh rasa malu, canggung hehe tapi seneng, dan ternyata dia pun sudah mulai mengagumi ku sejak pertemuan di lab itu tapi sama-sama malu 😀 sampai akhirnya ada sodara dia yang menikah dan dia pun mengajak aku untuk menemani ke pernikahan itu dan mengenalkan aku dengan ke dua orangtuanya, dan di hari itu pula dia meminta aku untuk menjadi kekasihnya, tanpa mikir panjang aku pun langsung menerima nya :):D. hari ke satu sampai dengan hari ke 30 hubungan itu sangat nyaman dan berjalan mulus tapi tanpa di duga akhirnya dia pun meminta untuk mensudahinya karena ada faktor. disitu perasaan ku kalut, kacau, yaa kalo anak gaul bilang sih galau yaa hehe.

yaa namanya juga pertemuan singkat jadi ya hanya sedikit cerita cinta ku sama dia tapi itu semua sangat berkesan dan sampai sekarang pun kenangan itu masih membekas di hati aku,

Interpersonal Skill (keterampilan interpersonal)

Interpersonal Skill (keterampilan interpersonal) sebagai kemampuan seseorang secara efektif untuk berinteraksi dengan orang lain maupun dengan rekan kerja, seperti pendengar yang baik, menyampaikan pendapat secara jelas dan bekerja dalam satu tim. Pakar lain mengatakan bahwa interpersonal skill adalah kecakapan atau keterampilan yang dimiliki oleh seseorang dalam hubungannya dengan orang lain, kecakapan atau keterampilan untuk berkomunikasi baik verbal maupun non verbal.

            Ahli lainnya mengatakan bahwa interpersonal skill (keterampilan interpersonal) adalah suatu keterampilan untuk mengenali dan merespon secara layak perasaan, sikap dan perilaku, motivasi serta keinginan orang lain. Bagimana seseorang mampu membangun hubungan yang harmonis dengan memahami dan merespon manusia atau orang lain. Adapun beberapa interpersonal skill (keterampilan interpersonal), antara lain :

  1. Keterampilan listening (mendengarkan) : Salah satu komponen dari proses komunikasi adalah bagian menerima pesan, salah satunya ialah mendengarkan. Mendengarkan bukan secara harfiah menggunakan alat pendengaran (telinga) , tetapi memiliki arti yang lebih luas dengan penggunaan alat penerimaan pesan lainnya. Berikut ini ada empat alasan utama mengapa orang perlu mendengarkan :
  • Untuk memahami dan memperoleh informasi : Orang yang menguasai informasi memiliki kesempatan yang lebih besar untuk sukses, baik secara pribadi maupun konteks professional, sebab, di era sekarang, menguasai informasi berarti menguasai sumber daya. Memahami perintah, memahami pesan, memahami kebutuhan orang lain, menggali lebih banyak informasi dibutuhkan sebagai modal agar dapat berkomunikasi serta menjadi kemampuan utama untuk dapat berhasil dalam setiap pekerjaan.
  •  Analisis terhadap kualitas Informasi : Kemampuan seseorang untuk dapat menganalisis informasi dibutuhkan agar dapat bertindak tepat. Mendengarkan dan mendapatkan informasi lebih banyak akan meningkatkan kualitas pesan yang diterima, kelengkapan data, dan kemampuan mengolah informasi, sehingga simpulan atau analisis terhadap suatu kondisi atau keadaan dapat diambil.
  • Membangun dan memelihara hubungan : Alasan untuk mendengarkan adalah untuk melakukan komunikasi interpersonal. Banyak survey telah membuktikan bahwa orang yang memiliki kemampuan untuk mendengar dengan efektif memiliki hubungan yang lebih baik dengan sesamanya, sebaliknya mereka yang kurang mampu untuk mendengarkan akan memperburuk hubungan atau setidaknya tidak dapat membangun hubungan yang lebih baik
  • Menolong orang lain : Kemampuan mendengarkan wajib dimiliki agar dapat memahami orang lain dan pada akhinya, dapat menolong orang lain. Pada saat seseoramg mau mendengarkan dan memberikan perjhatian yang tulus serta serius kepada permasalahan yang kita sampaikan, hamper sebagian besar masalah kita telah dapat ditolong, atau minimal dapat memberikan pola atau prespektif yang baru tentang kita dapat menghadapi masalah yang kita hadapi.

 2. Keterampilan providing feedback (memberikan umpan balik) : Umpan Balik adalah setiap bentuk komunikasi yang disampaikan kepada seseorang dengan tujuan agar orang tersebut mengetahui dampak perilakunya terhadap anda atau orang lain.

 3. Keterampilan persuading (membujuk) : Persuading (membujuk) adalah komunikasi tatap muka yang dilakukan dengan sengaja oleh seseorang dengan tujuan agar pihak lain mau mengikuti dengan sukarela kehendak seseorang.

  4. Keterampilan resolving conflicts adalah kemampuan untuk mengatasi konflik dengan orang lain.  

Berikut adalah 10 Cara untuk meningkatkan skill interpersonal anda:

  1. Smile. Sedikit orang yang ingin berada di sekitar seseorang yang selalu terlihat tak bahagia. Lakukan yang terbaik untuk menjadi seseorang yang friendly dan antusias dengan rekan-rekan kerja anda. Bangun sikap positif dan ceria mengenai pekerjaan dan mengenai kehidupan. Seringlah tersenyum. Energi positif yang anda pancarkan akan menarik yang lain kepada anda
  2. Jadilah apresiatif. Carilah satu hal positif tentang setiap orang yang anda bekerja sama dan biarlah mereka mendengarnya. Jadilah murah hati dengan pujian dan kata-kata yang mengobarkan semangat. Ucapkan terima kasih ketika seseorang menolong anda. Buatlah kolega anda merasa diterima ketika mereka menelepon atau datang ke kantor anda. Jika anda membiarkan orang lain mengetahui bahwa mereka dihargai, mereka akan mau memberikan yang terbaik untuk anda.
  3. Perhatikanlah orang lain. Cermatilah apa yang sedang terjadi dalam kehidupan orang lain. Ketahuilah momen-momen bahagia mereka, dan tunjukkanlah perhatian dan simpati pada situasi-situasi sulit seperti waktu sakit atau kematian. Buatlah eye contact dan ingatlah orang dari nama pertama mereka. Tanyakan yang lain akan opini-opini mereka.
  4. Latihlah mendengarkan dengan aktif. Untuk mendengarkan dengan aktif adalah dengan mendemonstrasikan bahwa anda memang mau untuk mendengar dan mengerti akan pandangan orang lain. Itu berarti menegaskan kembali, dengan bahasa anda sendiri, apa yang orang lain telah katakan. Dengan cara ini, anda mengetahui bahwa anda mengerti apa yang mereka maksudkan dan mereka mengetahui bahwa respon anda melebihi lip service. Rekan-rekan kerja anda akan menghargai mengetahui bahwa anda benar-benar mendengarkan dengan apa yang telah mereka katakan.
  5. Bawalah kebersamaan. Ciptakanlah lingkungan yang mengajak orang lain untuk bekerja sama. Perlakukanlah setiap orang dengan sama, dan jangan bermain `siapa yang favorit.` Hindari berbicara tentang orang lain di belakang mereka. Tindak lanjutkan apa yang orang lain sarankan atau minta. Ketika anda membuat pernyataan atau pengumuman, pastikan bahwa anda telah dimengerti. Jika rekan-rekan anda melihat anda sebagai seseorang yang solid dan fair, mereka akan mempercayai anda.
  6. Tangani konflik-konflik. Ambillah sebuah langkah mudah untuk membawa kebersamaan, dan menjadi seseorang yang menangani konflik-konflik ketika akan terjadi. Pelajari bagaimana menjadi mediator yang efektif. Jika ada rekan-rekan kerja yang ber-cekcok mengenai permasalahan personal atau professional, aturlah agar kedua pihak duduk bersama dan bantu mengatasi perbedaan mereka. Dengan mengambil peranan memimpin, anda akan mendapatkan respek dan kekaguman dari orang sekitar anda.
  7. Berkomunikasi dengan jelas. Perhatikanlah apa yang anda katakan dan bagaimana anda mengatakannya. Seorang komunikator yang jelas dan efektif menghindari salah pengertian dengan rekan-rekan kerja, kolega-kolega, dan rekan sejawat anda. Kelancaran verbal anda memproyeksikan gambaran akan intelijensi dan kedewasaan, tidak peduli berapa pun usia anda. Jika anda tetap mengeluarkan semua apa yang ada di pikiran anda, orang tidak akan terlalu menaruh perhatian dengan kata-kata ataupun opini anda.
  8. Hiburlah mereka. Janganlah takut untuk menjadi lucu ataupun pandai. Banyak orang yang mau berada di dekat orang-orang yang bisa membuat mereka tertawa. Gunakanlah rasa humor anda sebagai alat efektif untuk menurunkan batas dan menghimpun perhatian orang.
  9. Lihatlah dari sisi mereka. Empati berarti menjadi mampu untuk menaruh diri anda dalam sepatu orang lain dan mengerti apa yang mereka rasakan. Cobalah untuk melihat situasi dan respon-respon dari perspektif orang lain. Ini bisa terjadi dengan tetap berhubungan dengan emosi-emosi anda sendiri; orang-orang yang menghindari perasaan mereka sendiri terkadang menjadi sulit untuk ber-empati dengan orang lain.
  10. Janganlah mengeluh. Tidak ada yang lebih buruk dibandingkan seorang pengeluh yang kronis ataupun perengek. Jika anda harus mengemukakan tentang sesuatu, simpanlah itu dalam buku harian anda. Jika anda harus mengungkapkan dengan kata-kata keluhan-keluhan anda, ungkapkan kepada teman terdekat anda dan keluarga saja, dan jadikanlah singkat. Bagikan itu kepada semua orang sekitar anda atau yang lainnya dan anda akan mendapatkan reputasi buruk.